BANGUN PAGI MENGGUNTUNGKAN ATAU MERUGIKAN
Selasa 21 Juli 2020 , bangun pagi aja susah, kok mau mendapat Rizki yg lebih, ini merupakan hal sepeleh namun ada benarnya juga, seorang pekerja keras mulai menata niatnya di waktu malam hari sebelum ia tidur, ada berbagai versi mengatakan niat seorang pekerja keras sebelum waktu tidur : 1. Mempunyai niatan kuat bangun di jam pagi hari. 2. Di berikan kesehatan baik jasmani dan rohani . 3. Berharap selalu bisa bersyukur atas nikmat yang telah di berikan. 4. Berharap apapun yg dia kerjakan besok selalu mendapat jalan kemudahan, serta masi banyak lagi.
Suatu ketika ada seorang petani, ia selalu bangun pagi setiap hari, saya tanya, pak kenapa pagi pagi suda berangkat ke sawah? Jawabannya sederhana karena mereka tidak mau rugi jika tanamannya di makan burung yang banyak setiap paginya, lalu saya tanya kembali, pak apakah membiarkan burung makan padi adalah bentuk shodaqoh kepada mahluk Allah yg lain, sang guru juga setiap pagi memberi makan semut dengan cara menebar gula di sekeliling rumah? Dijawab oleh petani, memang hal ini benar nak, tetapi jika padi tersebut habis di makan burung lalu bagaimana cara memberi anak istri makan, itu yg menjadi pertimbangannya, tetapi saya juga selalu menyusahkan hasil panen saya untuk saya zakatkan berupa zakat mal, dari sedikit perbincangan tadi saya pribadi mengerti mengapa Rizki di katakan datang di waktu pagi. Bahwa Rizki adalah bisa berupa apapun baik hasil tanam tumbuhan dll,
Survei berikutnya ada seorang ahli ilmu biasa di sebut dengan seorang Guru, saya tanya mengapa bapak bangunnya pagi sekali ? Dijawab sederhana bangun pagi ibarat kopi di campur dengan gula, rasanya nikmat. Saya tanya kembali bagaimana ini pak maksudnya? Sepeleh nak , orang bangun pagi itu menikmati keindahan sang pencipta, baik cara matahari terbit dari arah timur ke barat, dll. Dan yg paling penting bangun pagi merupakan Rizki yg tidak terduga, terkadang ada orang pegawai kantor ia bermalam dan bangunnya kesiangan kan kasihan mereka, tidak bisa menikmati Sun Rice 😄 sedikit bercanda,
Jadi kalo orang Jawa mengatakan tangio isuk le Ben rejekimu gk di cucuk pitik, lah ini memberitahukan aslinya kepada kita bahwa rezeki bukan hanya berupa uang dan uang tetapi berupa hal lainya,
Sederhana bukan, konsep yg telah di berikan Allah kepada kita, bagaimana cara kita menghormati dan mensyukuri nikmat yang setiap hari telah kita nikmati, Fabi Ayyi ala irrobikuma tukadziban (maka nikmat Tuhan mana lagi yg engkau dustakan) selalu di ucap beberpa kali dalam surat Ar Rohman.
Penulis : M. Furqon Wahyudi
Tema. : Bangun pagi menguntungkan atau merugikan
Lamongan 21 Juli 2020
Komentar
Posting Komentar