Inovasi Pembelajaran Digital Dalam Pendidikan Agama islam

                     Inovasi Pembelajaran Digital Dalam Pendidikan Agama islam

Penulis : M. Furqon Wahyudi
Editor  : Bagus Faisal Abadi

Pendahuluan 
Dengan adanya kegiatan baru yang disebut dengan NEW NORMAL ini, Berbagai ahli penelitian baik para ilmuan dan para akademisi banyak yang tertarik untuk membahas hal ini, 
Dengan adanya pemeberitahuan Bahwa tangal 14 bulan Juli 2020 Pendidikan Mulai tingkat SLTA,SLTP, dan SD suda kembali melakukan proses pembelajaran, meski masi bersifat bertahap dan bergantian, dan masi sering dilakukan dengan proses mengunakan pembelajaran "Daring" Guru memanfaatkan media yang suda tersedia baik menggunakan media Clasroom, Edmodo, Skype, Zomm Cloude dll. dalam hal ini guru memberikan arahan kepada orang tua lebih super aktif dalam mendamingi anak ketika peroses pembelajaran berlangsung.
Pembahasan
(Dr.M. Afifullah, Mpd.) mengatakan  saatnya pembelajaran PAI bebenah diri dimasa pandemi, Pak Dirjen Intan Ahmad mengatakan kehidupan dimasa sekarang tidak bisa lepas dengan adanya digital online. Setidaknya kita sebagai seorang pendidik harus bisa menguasaikemamuan teknologi karena kita hidudimana zaman suda berua digital atau biasa disebut 4.0.
jika kita mengenal  mengenal beberaa literasi, baik literasi lama dan literasi New dan literasi manusia. Literasi lama yaitu, Membaca , Menulis dan Matematika/ Menghitung, sedangkan Literasi new yaitu berbasis data, teknologi dan manusia. 
Sedangkan Literasi manusia yaitu, Humanistis, komunikasi dan design. Literasi manusia menjadi Genenral Education, yang harus di kuasai manusia karena hal ini bisa disebut dengan literasi update atau literasi baru.
sebelum adanya covid 19 muncul suda ada tawaran menggunakan model Blanded Learning Bersifat tata muka dan tidak tata muka, ada dasarnya Kemendikbud juga suda menyediakan sisitem jaringan yang terenuhi, Dr. Munir mengatakan Digital adalah pembelajaran yang harus ada rangkat komputer dan  harus ada jaringan internetnya, ada tiga potensi yang dijelaskan oleh Dr.Munir yaitu Alat komunikasi, Informasi, dan potensi pembelajaran.
sedikit saya bahasa mengenai tiga hal berikut : 
1. alat komuniasi embelajaran bisa dilakukan secara ceat mengunakan bantuan alat komunikasi baik Gmail, dll.
2. Informasi " Semakin banyak informasi lewat digital maka semakin banyak sumber belajar, secara otomatis akan membuat anak senang dan semangat dalam belajar
3. potensi " Adanya kolaborasi dengan programer  dengan ini guru akan lebih muda memanfaaatkan dan memberikan ilmu , embelajaran digital bisa mengunakan memberi vedeo yang sesuaidengan materi yang di berikan.
Fungsi Pembelajaran digital 
Fungsi embelajaran digital ini di sub menjadi tiga bagian yaitu: Suplemen, Komlemda dan Substitusi. 
(Dr. Madekan Ali, S.Pd., M.Si) 
Inovasi pembelajaran islam dalam resektif sosiologi pendidikan islam
teknologi pendidikan menggunakan tenaga digital apakah mamu menggantikan tenaga pendidik yang asli ? 
secara andangan sosioligis PAI tidak bisa bercengkrama dengan alat teknologi, dijelaskan dalam surah Al Fatihah ayat 53 dengan tanda memerhatikan kebasaran Allah, Orientasi endidikan dalam memenagkan ersaingan Global/ Komotitif ini adalah buah dari ajaran ajaran yang melenceng. 
tujuan PAI dalam prespektif sosiologis yaitu: Relasi Ilmiah, Insaniyah, Alamiyah. Relasi ilmiah ini meliputi Aqidah dan nilai sosial Agama. Insaniyah: Kesolehan sosial. Alamiyah: keteramilan Hidup.
dalam kesempatan kali ini lebih menyoroti tentang Alamiyah. 
Untuk eran kemanusiaan memiliki tiga Fundamental yaitu: 
1. prinsi kebenaran logika dan ilmu pengetahuan
2. prinsi etika kebaikan Religius atau sosial
3. prinsi kemanfaatan ragmatik dalam teknologi.
sedangkan mengupayakan inovasi koneksi efektif guru dan siswa yaitu: 
1. berbasis pengalaman proyek kolaboratif
2. networking dan kearifan lokal
3. karakter guru penuh passion berprestasi
4. flekbilitas/otonomi
5. dukungan sumberdaya dan kaasitas guru. 
Pemanfaatan Teknologi Digital dalam PAI.
1. Efektifitas waktu
2. Efektifitas Target
Efeftifitas waktu meliputi (mengatasi keterbatasan waktu jam pembelajaran yang hanya  jam dalam seminggu)
Efektifitas Target meliuti ": emahaman siswa terhadap pembelajaran yang telah di samaikan.
(Dr.Winarto Eka, M.Pd)
Sifat Pendidikan, meliputi dua asek yaitu asek Statis dan Dinamis,
Aspek Statis Nilai kemandirian , kejujuran, bersifat universal
Aspek Dinamis Mentransformasi metode metode. 

KH. Dewantara mengatakan 3 sentra pendidikan yaitu : sekolah, keluarga, masyarakat. tetapi di update lagi yaitu menggunakan dunia media digital dua transformasi meliuti, Fill You dan Skill You.
dalam hal ini Kh. dewantara juga menyebutkan 4 pilar pembelajaran yaitu : Guru, Murid, Sumber ilmu, Media lingkungan.
dalam daring belum bisa menjadi power of full karena hanya berbasis pembelajaran, (karena pendidikan berbasis berinteraksi)
Modal masa depan ada 4 
1. kompetensi keimanan
2. keteramilan (Hardskill) (pembelajaran berbasis proyekan dalam penugasan)
3. moralitas. 

demikian berbagai pandangan dari pemateri di atas inovasi pembelajaran digital dalam pendidikan Agama islam, 
demikian pembahasan dari inovasi pembelajaran digital dalam pendidikan Agama islam, kurang lebihnya penulisan saya sebagai penulis Mohon maaf jika ada kesalahan dan kekurangan.

Penulis : M. FURQON WAHYUDI, S.Pd , 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIDUR dan MIMPI

Covid 19 dan Kearifan Lokal Nusantara