HOME VISIT MENJADI MODEL PEMBELAJARAN EFEKTIF DAN EFISIEN DI MASA PANDEMI
Di samping itu sekolah juga sebagai tempat pembentukan karakter, pengembangan bakat dan sebagai peningkatan kemampuan peserta didik sendiri.
Sekolah sendiri bisa disebut sebagai revolusi mental seorang anak, karena pertumbuhan dan perkembangan anak baik sisi psikologi dan mental anak dapat di munculkan dan di bentuk di sekolah..
Sekolah adalah sebuah lembaga yang bersifat formal, yang di dalamnya terdapat beberapa aturan aturan yang telah di sepakati bersama oleh Mentri pendidikan, aturan tersebut digunakan sebagai mendidik anak mempunyai karakter jiwa kedisiplinan, Menjadikan insan manusia memiliki rasa tangung jawab , serta terakhir tidak boleh di tinggalkan meningkatkan akhlak Karimah anak.
Beberapa unsur dalam lembaga tidak luput ada yang namanya Guru / tenaga pendidik, fungsinya sebagai penyeimbang dalam proses belajar mengajar dalam sekolah. Tenaga pendidik juga berfungsi sebagai motor penggerak perkembangan kecerdasan seorang anak, disamping itu juga seorang pendidik harus memiliki kompetensi yang baik serta mumpuni dalam hal demikian, Demi mencetak atau tercipatnya generasi generasi yang cerdas dan ber karakter serta memiliki ahlak Karimah yang baik.
Dari sisi lainya juga sistem pendidikan harus di perhatikan sedemikian juga, Sehingga sekolah atau lembaga dapat mencapai indikator keberhasilan dalam anak didiknya.
Disamping itu peran seorang leader atau sering di sebut kepala sekolah juga penting dal hal pengawasan sistem pengajaran, nantinya dijadikan sebagai bahan evaluasi setiap bulan atau setiap minggunya, bisa juga setiap harinya.
Selain dari beberapa gaya sistem pengajaran yang ada baik sistem daring, tatap muka , blanded learning, Home visit dll. Dimasa pandemi ini cukup membuat bingung di dunia pendidikan. Akan tetapi saat ini sistem yang lebih maksimal digunakan adalah "HOME VISIT" karena sistem yang digunakan lebih efektif dan efisien saya mengatakanya karena seorang Guru melakukan kunjungan langsung ke rumah siswa , guna untuk mengetahui Keadaan peserta didik di lingkungan keluarganya.
Beberapa hasil tes psikologi mengatakan bahwa sebagian besar keberhasilan anak didik di awali dari keadaan atau kondisi Didikan di rumah. Dengan menggunakan model home visit ini guru akan mengetahui kondisi secara langsung serta mengetahui kendala dan tingkah laku seorang murid di rumahnya. Tidak bisa di pungkiri lagi biasanya permasalahan belajar siswa di pengaruhi olehi permasalahan permasalahan internal sendiri, baik broken home dll.
Sekolah juga wajib mengetahui permasalahan atau kendala yang Di alami peserta didik masing masing baik itu di lingkungan sekolah atau di rumah.
Dengan adanya home visit ini guru juga lebih muda interaksi dengan wali murid, sehingga juru juga mengetahui kondisi Profil anak tersebut secara Faktual. Tanpa adanya opini yang beredar dari Si A dan Si B. Disamping itu juga guru lebih di permudahkan dalam tugasnya, karena guru suda mengetahui bagaimana kondisi anak anak tersebut maka lebih muda jika ada permasalahan dalam mencari solusinya.
Dan hal terakhir yang saya tulis dan saya sampaikan secara Tegas bahwa seorang guru harus mengetahui kondisi psikologis tiap tiap siswa , karena hal ini sangat bermanfaat sendiri baik bagi guru atau yang bersangkutan. Guru lebih muda melakukan pekerjaan serta lebih muda mendapat solusi jika ada permasalahan di siswanya tersebut.
Lamongan 03 Agustus 2020
Penulis : M. Furqon Wahyudi S.Pd
Foto di ambil dari home visit : IBU Guru Nafa Cania
Komentar
Posting Komentar