KOPI SAPA MASYARAKAT DENGAN KESETARAAN TANPA KESENJANGAN.

Pagi ke pagi, siang ke siang, mal ke malam ku lakukan aktivitas tanpa memandang tinggi rendah , kanan dan kiri serta derajat dan pangkat yang di sandang dan yang bisa di lihat oleh pandangan mata. 

Dinamika yang sering terjadi tanpa di sadari oleh diri sendiri, terkadang cepat terkadang rendah dan terkadang pelan. Setiap kejadian adalah pengalaman setiap pengalaman adalah guru terbaik baik kehidupan.

Kopi adalah penyetara bagi kita , dimana di sampaikan di pembukaan awal,  dengan adanya kopi kita bisa bersanding tidak memandang jenjang dan derajat, semua setara jika suda duduk di warung sambil menikmati segelas kopi. 

Kopi sering di sebut sebagai penyatu pemikiran, penyatu gagasan, penyatu ide , serta penyatu persahabatan, ada pula yang menyebutkan kopi sebagai ajang silaturahmi ajang perkumpulan orang orang akademisi, orang orang aktivis serta masyarakat umum, sering kali seseorang ngopi itu hanya sebatas pernyataan yang di sebutkan di atas, tapi jika kopi di kalangan aktivis maka pembahasan adalah prioritas utama. 

Beberapa tujuan umum orang melaksakan ngopi bersama
1. Menjaga silaturahmi 
2. Menyelesaikan permasalahan internal atau external
3. Memberikan ide gagasan baru 
4. Memberikan canda tawa yang jarang di temui.

Disamping beberapa tujuan umum di atas tujuan kopi yang berharga, adalah dimana kopi mengajarkan kita tidak memandang tinggi dan rendah derajat seseorang, semuanya setara jika di warung kopi. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIDUR dan MIMPI

Covid 19 dan Kearifan Lokal Nusantara