AKU DAN PENGALAMANKU DUNIA BISNIS


Aku dan pengalamanku adalah sebuah satu kesatuan yang tidak akan pernah bisa dipisahkan, karena adanya pengalamanku juga ada aku, begitu juga sebaliknya  adanya aku disitu pasti ada pengalamanku. 

Paradigma setiap momentum orang pasti berbeda beda, ada kalahnya mereka berpandangan positif dan ada yang berpandangan negatif. Para ilmuan khususnya Ibnu Sina yang di kenal dengan nama Milenial Avicienna juga mengatakan bahwa guru terbaik adalah pengalaman dan pengalaman akan lahir dari konflik. Dari pandangan tersebut saya mengambil kesimpulan bahwa indikator lahirnya pengalaman adalah seberapa besar masalah yang pernah kita hadapi saat ini. 

Konsep pandangan seseorang yang berdasarkan kajian teoritis, pasti akan bertolak dengan pandangan seseorang yang hanya bersifat spekulasi, karena apa pandangan dari seorang teoritis pasti berusaha menyusun Abstrak dari hasil observasi Yang kongkrit di lapangan, dan abstrak tersebut merupakan Krangkah dari unsur - unsur yang tersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab dan akibat Sehingga menjadi teori. Sedangan pandangan dari orang spekulasi dia hanya berdasarkan kata, katanya dan tidak memiliki data lapangan yang jelas. Kedua hal ini memang sering kita dengar khususnya di halaman halaman kita tinggal. 

Aku sendiri berpandangan bahwa pengalamanku yang kumiliki saat ini adalah hasil dari konflik yang pernah datang kepadaku, dan hasil dari beberapa kali jatuh dan saya berusaha bangkit kembali, sejatinya guru terbaik menurut saya pribadi adalah diri saya sendiri dan pengalaman yang mengelilingiku.

paradigma dunia bisnis mengatakan ada 3 fase yang akan kita alami khususnya di bidang pengalaman saat kita suda memasuki masa jenjang memulai karir. 
1. fase euforia 
    Merupakan fase dimana Kita mulai menaruh kospep bagaimana cara kita mempertahankan konsep kita ini walaupun telah di iringi dengan perubahan zaman.
2. Fase realita
    Merupakan fase dimana kita suda menjalankan usaha dan suda berjalan selama 1 tahun, dimana kita akan menemukan gejolak gejolak mulai dari komunikasi dengan pelangan, team work dll
3. Fase refleksi 
   Fase ini merupakan puncak fase dari sebuah menjalankan usaha, karena Saya pribadi berpandangan bahwa pemahaman saya mulai di perbarui, masalah yang datang kepada saya tidak membuat saya menyerah tapi membuat saya lebih semangat dalam bersyukur, guna untuk menutupi rasa ketidak puasan kita atas yang telah di berikan. 

Dalam 3 fase tersebut dimana kita sebagai manusia yang insanul kamil , maka kita harus berani mencoba dan jangan takut akan kegagalan yang kita alami sekarang, karena kegagalan kita adalah pengalaman yang berharga dan kegagalan kita saat ini akan mengurangi kegagalan kita di kemudian hari, dan hanya orang yang cerdas yang berani mengambil keputusan dalam memilih dan siap menanggung resikonya. 

Lamongan 23 September 2020
Penulis M. Furqon Wahyudi 
#aku dan pengalamanku 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIDUR dan MIMPI

Covid 19 dan Kearifan Lokal Nusantara